Manajemen SIPATEN BBM

Manajemen aplikasi SIPATEN BBM dirancang secara berjenjang dan terdistribusi untuk memastikan setiap tahapan berjalan dengan aman dan terkendali, memisahkan dengan jelas antara siapa yang mengelola akses (Admin), siapa yang mengelola proses (Petugas & Pimpinan), siapa yang mengeksekusi di lapangan (SPBU), dan siapa yang mengawasi semuanya (Dinas Perikanan dan Bag. Ekonomi SDA).

Secara singkat, manajemennya terbagi menjadi empat pilar utama: 

1. Manajemen Pengguna (Dikelola oleh Admin)

Ini adalah fondasi dari sistem, admin memiliki kendali penuh untuk mendaftarkan siapa saja yang berhak mengakses aplikasi, mulai dari nelayan hingga petugas SPBU dan dinas terkait. Ini memastikan hanya pihak yang sah yang bisa masuk ke dalam sistem.    

2. Manajemen Proses (Dikelola oleh Petugas & Pimpinan)

Ini adalah inti dari alur kerja. Petugas bertindak sebagai gatekeeper pertama yang memverifikasi dan melengkapi data, sementara Pimpinan (Camat) memegang otoritas final untuk menyetujui. Pembagian tugas ini memastikan adanya mekanisme check and balance.

3. Manajemen Eksekusi (Dikelola oleh Petugas SPBU)

Ini adalah manajemen di tingkat lapangan. Petugas SPBU hanya bisa melayani pemohon yang QR Code-nya valid (sesuai SPBU, kuota, dan masa berlaku). Mereka bertugas mencatat transaksi secara real-time, yang langsung memotong kuota dan mencegah penyelewengan.

4. Manajemen Pengawasan (Dikelola oleh Dinas Perikanan dan Bagian Ekonomi dan SDA )

Ini adalah pilar transparansi. Petugas, Pimpinan, Dinas Perikanan, dan Bagian Ekonomi dan SDA memiliki akses ke dasbor laporan yang sama. Mereka bisa memantau semua data secara langsung tanpa bisa mengubahnya, memastikan semua proses berjalan transparan dan akuntabel.

Visi dan Misi

Visi

"Mewujudkan pelayanan rekomendasi BBM Penugasan yang modern, transparan, dan tepat sasaran untuk mendukung kesejahteraan nelayan di Kecamatan Bunguran Timur."

Misi

1. Digitalisasi : Mengubah seluruh proses manual menjadi sistem digital yang efisien dan tanpa kertas.
2. Keamanan : Mencegah penyalahgunaan kuota melalui verifikasi QR Code yang aman dan terkunci.
3. Transparansi : Menyediakan data yang akurat dan real-time bagi semua pihak berwenang untuk kemudahan pengawasan.
4. Efisiensi : Mempercepat alur birokrasi sehingga nelayan dapat memperoleh rekomendasi dengan lebih cepat dan mudah.
5. Ramah Lingkugan : Menghilangkan penggunaan kertas (paperless) dalam seluruh alur pelayanan untuk mendukung efisiensi biaya dan kelestarian lingkungan.

 

Sambutan Camat

Bapak dan Ibu yang saya hormati.

Selama ini, kita semua memahami bahwa proses untuk mendapatkan surat rekomendasi BBM Penugasan masih memakan waktu dan tenaga. Proses manual yang berbasis kertas terkadang menimbulkan kendala, baik bagi nelayan yang harus bolak-balik mengurus administrasi, maupun bagi kami di pemerintahan yang harus memastikan setiap liter BBM tersalurkan dengan tepat sasaran.

Menjawab tantangan tersebut, dan sejalan dengan arahan Ibu Bupati Natuna untuk terus mendorong digitalisasi pelayanan publik, hari ini dengan bangga kami persembahkan "SI-PATEN BBM" (Sistem Informasi Pelayanan Terpadu ElektroNik - BBM).

SI-PATEN BBM adalah wujud nyata dari komitmen kami untuk memberikan pelayanan yang lebih baik. Ini bukan sekadar aplikasi, tetapi sebuah ekosistem digital yang kita bangun bersama untuk mengubah total cara kita bekerja. Visi kami sederhana, yaitu mewujudkan pelayanan yang modern, transparan, dan tepat sasaran.

Melalui aplikasi ini, kita akan mencapai beberapa misi penting:

  • Proses menjadi Cepat dan Efisien : Tidak ada lagi tumpukan kertas dan waktu tunggu yang lama. Pengajuan hingga persetujuan dilakukan secara digital.
  • Penyaluran menjadi Aman dan Terkendali : Dengan teknologi QR Code, setiap transaksi di SPBU akan tercatat secara real-time. Ini mengunci kuota per bulan dan per SPBU, sehingga meminimalisir potensi penyelewengan.
  • Pengawasan menjadi Transparan : Semua pihak berwenang, dari kantor camat hingga dinas terkait, dapat memantau data alokasi dan realisasi secara langsung melalui dasbor laporan.
  • Pelayanan menjadi Ramah Lingkungan : Kita meninggalkan era kertas dan beralih ke sistem paperless yang lebih efisien.

Bapak / ibu yang saya hormati,

Peluncuran SI-PATEN BBM ini adalah awal dari sebuah perjalanan baru, Keberhasilan aplikasi ini tidak terletak pada kecanggihan teknologinya, melainkan pada komitmen kita bersama untuk menggunakannya dengan baik. Saya mengajak seluruh nelayan untuk proaktif mendaftarkan diri, para petugas untuk melayani dengan sigap, dan rekan-rekan di SPBU untuk berkolaborasi dalam menjalankan sistem verifikasi ini.

Dengan mengucap Bismillahirahmanirrahim, pada hari ini, [Tanggal Peluncuran], aplikasi SI-PATEN BBM (Sistem Informasi Pelayanan Terpadu ElektroNik - BBM) secara resmi saya nyatakan diluncurkan.             

Semoga inovasi ini dapat membawa manfaat yang sebesar-besarnya bagi kesejahteraan para nelayan dan kemajuan Kecamatan Bunguran Timur.

Terima kasih atas perhatiannya,
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

SYUPARMAN, SE,. MM
CAMAT BUNGURAN TIMUR

Tentang SIPATEN BBM

SIPATEN BBM adalah sebuah ekosistem digital yang menghubungkan semua pihak terkait dalam satu platform yang terintegrasi dan mudah digunakan dan merupakan lompatan besar dari sistem manual ke sistem digital yang modern dan efisien. Secara singkat, aplikasi ini adalah solusi terpadu untuk seluruh alur rekomendasi BBM Penugasan, yang mengubah total cara kerja dari yang tadinya berbasis kertas menjadi sepenuhnya digital.

Keunggulan utamanya

  • Cepat & Efisien: Memangkas waktu tunggu secara drastis. Pemohon tidak perlu lagi bolak-balik ke kantor, dan persetujuan bisa dilakukan di mana saja.                                                        
  • Transparan & Akuntabel: Semua pihak, termasuk dinas terkait, bisa memantau alokasi dan realisasi kuota secara real-time, sehingga pengawasan menjadi lebih mudah dan akurat.                                                        
  • Aman & Anti-Penyalahgunaan: Dengan sistem QR Code yang unik dan terkunci per bulan serta per SPBU, potensi penyalahgunaan surat rekomendasi bisa diminimalisir secara signifikan.                                                        
  • Modern & Ramah Lingkungan: Menghilangkan penggunaan kertas dan menunjukkan komitmen pada pelayanan publik yang modern.                                                     

Login Anggota